Selasa, 29 November 2016

RESUM REDUPLIKASI MORFOLOGI

                                                                    REDUPLIKASI


1.      Reduplikasi Fonologis
Berlangsung terhadap dasar yang bukan akar atau terhadap bentuk yang statusnya lebih tinggi dari akar. Status bentuk yang diulang tidak jelas dan menghasilkan makna lesikal. (Chaer, 2008:179). Contoh :
·         Kuku,Cincin ‘bukan’ berasal dari ku, cin. Bunyi kedua suku katanya sama.
·         Foya-foya ‘bentuk’ dasarnya tidak berstatus akar mandiri, tidak ada akar foya
·         Laba-laba dasar ‘laba’ ada. Reduplikasi menghasilkan makna lesikal
·         Mondar-mandir tidak diketahui mana bentuk pengulanganya kata. ulang semu (lihat Alisyahbana,1953)

2.      Reduplikasi Sintaksis
Proses pengulangan terhadap sebuah dasar yang biasanya berupa akar, tetapi menghasilkan satuan bahasa yang statusnya lebih tinggi dari pada sebuah kata. (Chaer, 2008:179). Kridalaksana (1989) menyebutnya menghasilkan sebuah ‘ulangan kata’ bukan ‘kata ulang’.contoh:
·         Tenang tenang jangan panik
·         Panas panas keluar rumah
-          Bentuk reduplikasi sintaksis mempunyai ikatan yang cukup longgar. Contohnya:
·         Jangan kau dekati pemuda itu, jangan.
-          Reduplikasi sintaksis memiliki makna ‘menegaskan’ atau ‘menguatkan’. Contoh:
·         Kita kita ini termasuk orang yang tidak sejutu dengan beliau
-          Reduplikasi sintaksis juga menyatakan waktu. Contoh:
·         Besok-besok kamu boleh datang kesini lagi.

3.      Reduplikasi Semantis
Pengulangan kata yang sama dari dua kata yang bersinonimdan juga memiliki makan yang sama (Chaer, 2008:180). Contoh:
·         Ilmu pengetahuan, alim ulama dan cerdik cendikia. Sedangkan
·         Segar bugar, kering mersik , tua renta ( dwilingga salin suara)

4.      Reduplikasi Morfologis
Reduplikasi yang dapat mengubah bentuk kelas katannya. Prosesnya dapat berupa pengulangan utuh dan pengulangan sebagian. (Chaer, 2008:181)



4.1 Pengulangan Akar      
Pengulangan
Pengertian
contoh
Utuh
Diulang utuh tanpa perubahan bentuk fisik dari akar
·         Meja-meja
·         Buku-buku
Sebagian
Diulang hanya salah satu suku katanya disertai dengan pelemahan.
·         Leluhurà luhur
·         Lelakiàlaki-laki
Perubahan bunyi
Diulang disertai perubahan bunyi
Vokal maupun konsonan
·         Bolak-balik
·         Kelap-kelip
Infiks
Diulang dan diberi infiks pada unsur pengulanganya.
·         Turun-temurun
·         Tali-temali
*catatan : Luntang-luntung, mondar-mandir tampak seperti reduplikasi perubahan      bunyi, namun bentuk tersebut masuk dalam reduplikasi fonologis(lihat Chaer, 2008:182)
  4.2   Pengulangan Dasar Berafiks (Chaer, 2008:182-189)
Afiks akar
Cara reduplikasi
Contoh
Prefiks ber-



·         Diimbuhkan prefiks ber-, lalu dilakukan pengulangan sebagian yang diulang hanya akarnya saja.
·         Pengulangan dilakukan serentak
·         Berlari –lari (ber+lari)

·         Berhari-hari
Konfiks ber-an
·         Direduplikasi sebagian hanya akarnya.
·         Berkejar-kerjaran (berkerjaran)
Prefiks me-
·         Progresif adalah pengulangan kearah depan atau kearah kanan
·         Regresif adalah pengulangan kerah belakang atau kearah kiri
·         Menembak-nembak

·         Tembak-menembak
Klofiks me-kan
·         Direduplikasi hanya akarnya saja.
·         Membeda-bedakan
Klofiks me-i
·         Direduplikasi hanya akarnya saja
·         Menulis-nulisi
Prefiks pe-
·         Direduplikasi secara utuh
·         Pemuda-pemuda
Konfiks pe-an
·         Direduplikasi secara utuh
·         Pendirian- pendirian
Konfiks per-an
·         Direduplikasi secara utuh
·         Peraturan-peraturan
Sufiks -an
·         Direduplikasi secara utuh
·         Mengulang akarnya saja dengan pengulanganya
·         Aturan-aturan
·         Obat-obatan
Prefiks se-
·         Direduplikasi secara utuh
·         Mengilang bentu akarnya saja
·         Sedikit-sedikit
·         Sekali-kali
Prefiks ter-
·         Diulang hanya akarnya saja
·         Tersedu-sedu
Konfiks se-nya
·         Diulang hanya akarnya saja.
·         Sebaik-baiknya
Konfiks ke-an
·         Direduplikasi hanya akarnya saja
·         Keragu-raguan
Infiks –em, -el,
-er, -m-
·         Direduplikasi sekaligus dalam pengimbuhan infiks dan proses reduplikasi
·         Tali-temali
·         Getar-geletar
·         Sinar-seminar

4.3  Reduplikasi Kompositum
Kompositum, gabungan kata, kata majemuk secara umum dapat dibedakan atas (a) yang kedua unsurnya sederajat, seperti tua-muda; dan (b) yang kedua unsurnya tidak sederajat, seperti rumah-sakit.(Chaer, 2008:189)
a.       Reduplikasi secara utuh (a) kompositum yang unsurnya sederajat (b) kompositum yang kedua unsurnya tidak sederajat tetapi memiliki makna idiomatikal.contoh:
·         Ayam itik-ayam itik
·         Kasur bantal- kasur bantal
b.      Reduplikasi sebagian dilakukan terhadap kompositum yang kedua unsurnya tidak sederajat dan tidak bermakna idiomatikal.contoh:
·         Surat-surat kabar
·         Rumah-rumah sakit
c.       Reduplikasi yang dilakukan tiga kali disertai perubahan bunyi. Contohnya:
·         Dar-der-dor
·         Cas-cis-cus

5.      Reduplikasi Dasar Nomina (Chaer, 2008:191-193)
Dasar nomina
Makna gramtikal
Contoh
Yang berupa akar,berafiks dan berupa gabungan kata
‘Banyak’ (+terhitung)
·         Pembada akan mengusur rumah-rumah tanpa IMB itu
Khusus bentuk akar
‘Banyak dan macam-macam’ (+berjenis)
·         Dulu dipasar minggu banyak penjual buah-buahan
Khusus bentuk dasar
‘Banyak dengan ukuran tertentu’
(+ukuran)/(+takaran)
·         Berliter-liter bensin terbuang percuma karena kemacetan itu
Khusus bentuk akar bersufik -an
‘Seperti’ (+bentuk)/ (+sifat tertentu)
·         Adik menangis minta dibelikan mobil-mobilan
Khusus bentuk akar, perulangan utuh
‘waktu (+saat)
·         Malam-malam begini kamu mengapa disini?

6.      Reduplikasi Verbal
Reduplikasi ini tergantung pada komponen makna kata yang menjadi bentuk dasar (Chaer, 2008:194)
-          Dasar verbal ‘kejadian berulang kali’ komponen makna (+tindakan)/(+durasi)
      Contoh : Dari tadi beliau marah marah terus
-          Dasar verbal ‘kejadian brintensitas’komponen makna (tindakan)/ (+durasi)
      Contoh : Kami berjalan- jalan mengelilingi kebun raya bogor 
-          Dasar verbal ‘berbalasan’ (+tindakan)/ (+durasi)
     Contoh : Sikut-menyikut sesama mereka sudah biasa
-          Dasar verba ‘dilakukan tanpa tujaun (dasar)’ (+tindakan)/(+durasi)
     Contoh : Mari kita duduk-duduk ditaman depan
-          Dasar verba ‘hal me...’ komponen makna (+tindakan)/(+durasi)
     Contoh : Menerima pekerjaan ketik-mengetik
-          Dasar verba ‘begitu (dasar)’ komponen makna (+tindakan)/(+saat)
      Contoh : Tahu- tahu dia sudah ada didepanku

7.      Reduplikasi Dasar Ajektifa (Chaer, 2008:197)
Makna gramatikal
Komponen makna
Contoh
‘Banyak yang dasar’
(+keadaan)/ (+ukuran)
·         Ikanya masih kecil-kecil
‘Se(dasar) mungkin’
(+keadaan)/(+ukuran)
·         Bukalah jendela itu lebar-lebar
‘Hanya yang (dasar)
(+keadaan)/(+ukuran)
·         Ambilah yang baik-baik
‘Sedikit bersifat’
(+keadaan)/(+warna)
·         Warna bajunya kehijau-hijauan
‘Meskipun(dasar)’
(+keadaan)/(+sikap)
·         Jauh-jauh saya datang
‘Sama (dasar)’
(+keadaan)/ (+ukuran)
·         Sepandai-pandai tupai melompat
‘Intensitas’
(+keadaan)/(+ukuran)
·         Dia menjelek-jelekan kita

8.      Reduplikasi Dasar Kelas Tertutup
Kata-kata yang keanggotanya sukar bertambah atau berkurang dan jumlah keanggotaanya relatif terbatas. (Chaer, 2008:199-208)
a.       Reduplikasi Dasar Adverbia Negasi.
Kosakata adverbia negasi adalah bukan, tidak, tak, dan tiada. Yang bisa  tereduplikasi hanyalah bukan dan tidak.
Contoh : Disini jangan bicara yang bukan-bukan.
b.      Reduplikasi Dasar Adverbia Larangan.
Kosakata adverbia larangan adalah jangan dan tidak boleh, yang bisa tereduplikasi akar jangan.
Contoh : Jangan-jangan ayah sudah dirumah
c.       Reduplikasi Dasar Adverbia Kala.
Kosakata adverbia kala adalah kata-kata sudah, telah, sedang, tengah, lagi, akan dan ma. Yang bisa terreduplikasi akar sudah dan akan.
Contoh : Lupakan yang sudah-sudah
d.      Reduplikasi Dasar Adverbia Keharusan.
Kosakata adverbia keharusan adalah barangkali, kali, mungkin, mesti, harus, wajib, mau, ingin, hendak, yang tereduplikasi akar kali, mau dan boleh.
Contoh : Jangan bekerja semau-maunya saja
e.       Reduplikasi Dasar Adverbia Jumlah.
Kosakata : banyak, sedikit, lebih, kurang dan cukup. Semua terlibat reduplikasi. Contoh : Beri dia minuman sedikit-sedikit
f.       Reduplikasi Dasar Adverbia Taraf.
Kosakata: agak, sangat, amat, sedang, paling. Yang termasuk agak dan paling
Contoh: Hanya paling-paling seribu rupiah
g.      Reduplikasi Dasar Adverbia Frekuensi.
Kosakata: sekali, jarang sering, dan lagi. Semua terlibat.
Contoh: Sekali-sekali dia datang juga kesini
h.      Reduplikasi Dasar Numberalia.
Contoh: Isikan lima-lima dalam kantong.
i.        Reduplikasi Dasar Konjungsi Koordinatif.
Contoh: Tidak perlu mengingat kejadian yang lalu-lalu.
j.        Reduplikasi Dasar Konjungsi Subordinatif.
Kosakata: sebab, asal, jika, andai.
Yang termasuk reduplikasi kalau, andai, dan sampai.
Contoh: Kami cuma berandai-andai.







****

0 komentar:

Posting Komentar