REDUPLIKASI
1.
Reduplikasi
Fonologis
Berlangsung
terhadap dasar yang bukan akar atau terhadap bentuk yang statusnya lebih tinggi
dari akar. Status bentuk yang diulang tidak jelas dan menghasilkan makna
lesikal. (Chaer, 2008:179). Contoh :
·
Kuku,Cincin ‘bukan’ berasal dari ku,
cin. Bunyi kedua suku katanya sama.
·
Foya-foya ‘bentuk’ dasarnya tidak berstatus
akar mandiri, tidak ada akar foya
·
Laba-laba dasar ‘laba’ ada. Reduplikasi menghasilkan makna lesikal
·
Mondar-mandir tidak diketahui mana bentuk pengulanganya kata.
ulang semu (lihat Alisyahbana,1953)
2.
Reduplikasi
Sintaksis
Proses
pengulangan terhadap sebuah dasar yang biasanya berupa akar, tetapi
menghasilkan satuan bahasa yang statusnya lebih tinggi dari pada sebuah kata. (Chaer,
2008:179). Kridalaksana (1989) menyebutnya menghasilkan sebuah ‘ulangan kata’
bukan ‘kata ulang’.contoh:
·
Tenang tenang jangan panik
·
Panas panas keluar rumah
-
Bentuk
reduplikasi sintaksis mempunyai ikatan yang cukup longgar. Contohnya:
·
Jangan kau dekati pemuda itu, jangan.
-
Reduplikasi
sintaksis memiliki makna ‘menegaskan’ atau ‘menguatkan’. Contoh:
·
Kita kita ini termasuk orang yang tidak sejutu
dengan beliau
-
Reduplikasi
sintaksis juga menyatakan waktu. Contoh:
·
Besok-besok kamu boleh datang kesini lagi.
3.
Reduplikasi
Semantis
Pengulangan kata
yang sama dari dua kata yang bersinonimdan juga memiliki makan yang sama
(Chaer, 2008:180). Contoh:
·
Ilmu pengetahuan, alim ulama dan cerdik cendikia. Sedangkan
·
Segar bugar, kering mersik , tua renta ( dwilingga
salin suara)
4.
Reduplikasi
Morfologis
Reduplikasi yang
dapat mengubah bentuk kelas katannya. Prosesnya dapat berupa pengulangan utuh
dan pengulangan sebagian. (Chaer, 2008:181)
4.1 Pengulangan
Akar
|
Pengulangan
|
Pengertian
|
contoh
|
|
Utuh
|
Diulang utuh
tanpa perubahan bentuk fisik dari akar
|
·
Meja-meja
·
Buku-buku
|
|
Sebagian
|
Diulang hanya
salah satu suku katanya disertai dengan pelemahan.
|
·
Leluhurà luhur
·
Lelakiàlaki-laki
|
|
Perubahan
bunyi
|
Diulang
disertai perubahan bunyi
Vokal maupun
konsonan
|
·
Bolak-balik
·
Kelap-kelip
|
|
Infiks
|
Diulang dan
diberi infiks pada unsur pengulanganya.
|
·
Turun-temurun
·
Tali-temali
|
*catatan
: Luntang-luntung, mondar-mandir tampak seperti reduplikasi perubahan bunyi, namun bentuk tersebut masuk dalam
reduplikasi fonologis(lihat Chaer, 2008:182)
4.2 Pengulangan Dasar Berafiks (Chaer,
2008:182-189)
|
Afiks akar
|
Cara reduplikasi
|
Contoh
|
|
Prefiks
ber-
|
·
Diimbuhkan prefiks ber-, lalu dilakukan
pengulangan sebagian yang diulang hanya akarnya saja.
·
Pengulangan dilakukan serentak
|
·
Berlari –lari (ber+lari)
·
Berhari-hari
|
|
Konfiks
ber-an
|
·
Direduplikasi sebagian hanya akarnya.
|
·
Berkejar-kerjaran (berkerjaran)
|
|
Prefiks
me-
|
·
Progresif adalah pengulangan kearah depan atau
kearah kanan
·
Regresif adalah pengulangan kerah belakang atau
kearah kiri
|
·
Menembak-nembak
·
Tembak-menembak
|
|
Klofiks
me-kan
|
·
Direduplikasi hanya akarnya saja.
|
·
Membeda-bedakan
|
|
Klofiks
me-i
|
·
Direduplikasi hanya akarnya saja
|
·
Menulis-nulisi
|
|
Prefiks
pe-
|
·
Direduplikasi secara utuh
|
·
Pemuda-pemuda
|
|
Konfiks
pe-an
|
·
Direduplikasi secara utuh
|
·
Pendirian- pendirian
|
|
Konfiks
per-an
|
·
Direduplikasi secara utuh
|
·
Peraturan-peraturan
|
|
Sufiks
-an
|
·
Direduplikasi secara utuh
·
Mengulang akarnya saja dengan pengulanganya
|
·
Aturan-aturan
·
Obat-obatan
|
|
Prefiks
se-
|
·
Direduplikasi secara utuh
·
Mengilang bentu akarnya saja
|
·
Sedikit-sedikit
·
Sekali-kali
|
|
Prefiks
ter-
|
·
Diulang hanya akarnya saja
|
·
Tersedu-sedu
|
|
Konfiks
se-nya
|
·
Diulang hanya akarnya saja.
|
·
Sebaik-baiknya
|
|
Konfiks
ke-an
|
·
Direduplikasi hanya akarnya saja
|
·
Keragu-raguan
|
|
Infiks
–em, -el,
-er,
-m-
|
·
Direduplikasi sekaligus dalam pengimbuhan infiks
dan proses reduplikasi
|
·
Tali-temali
·
Getar-geletar
·
Sinar-seminar
|
4.3
Reduplikasi
Kompositum
Kompositum,
gabungan kata, kata majemuk secara umum dapat dibedakan atas (a) yang kedua
unsurnya sederajat, seperti tua-muda; dan (b) yang kedua unsurnya tidak sederajat,
seperti rumah-sakit.(Chaer, 2008:189)
a.
Reduplikasi
secara utuh (a) kompositum yang unsurnya sederajat (b) kompositum yang kedua
unsurnya tidak sederajat tetapi memiliki makna idiomatikal.contoh:
·
Ayam itik-ayam itik
·
Kasur bantal- kasur bantal
b.
Reduplikasi
sebagian dilakukan terhadap kompositum yang kedua unsurnya tidak sederajat dan
tidak bermakna idiomatikal.contoh:
·
Surat-surat kabar
·
Rumah-rumah sakit
c.
Reduplikasi
yang dilakukan tiga kali disertai perubahan bunyi. Contohnya:
·
Dar-der-dor
·
Cas-cis-cus
5.
Reduplikasi
Dasar Nomina (Chaer, 2008:191-193)
|
Dasar nomina
|
Makna gramtikal
|
Contoh
|
|
Yang berupa akar,berafiks dan berupa
gabungan kata
|
‘Banyak’ (+terhitung)
|
·
Pembada akan mengusur rumah-rumah tanpa IMB itu
|
|
Khusus bentuk akar
|
‘Banyak dan macam-macam’ (+berjenis)
|
·
Dulu dipasar minggu banyak penjual buah-buahan
|
|
Khusus bentuk dasar
|
‘Banyak dengan ukuran tertentu’
(+ukuran)/(+takaran)
|
·
Berliter-liter bensin terbuang percuma karena
kemacetan itu
|
|
Khusus bentuk akar bersufik -an
|
‘Seperti’ (+bentuk)/ (+sifat tertentu)
|
·
Adik menangis minta dibelikan mobil-mobilan
|
|
Khusus bentuk akar, perulangan utuh
|
‘waktu (+saat)
|
·
Malam-malam begini kamu mengapa disini?
|
6.
Reduplikasi
Verbal
Reduplikasi ini
tergantung pada komponen makna kata yang menjadi bentuk dasar (Chaer, 2008:194)
-
Dasar
verbal ‘kejadian berulang kali’ komponen makna (+tindakan)/(+durasi)
Contoh : Dari tadi beliau marah marah terus
-
Dasar
verbal ‘kejadian brintensitas’komponen makna (tindakan)/ (+durasi)
Contoh : Kami berjalan- jalan mengelilingi kebun raya
bogor
-
Dasar
verbal ‘berbalasan’ (+tindakan)/ (+durasi)
Contoh
: Sikut-menyikut
sesama mereka sudah biasa
-
Dasar
verba ‘dilakukan tanpa tujaun (dasar)’ (+tindakan)/(+durasi)
Contoh
: Mari
kita duduk-duduk ditaman depan
-
Dasar
verba ‘hal me...’ komponen makna (+tindakan)/(+durasi)
Contoh : Menerima pekerjaan ketik-mengetik
-
Dasar
verba ‘begitu (dasar)’ komponen makna (+tindakan)/(+saat)
Contoh
: Tahu-
tahu dia sudah ada didepanku
7.
Reduplikasi
Dasar Ajektifa (Chaer, 2008:197)
|
Makna
gramatikal
|
Komponen makna
|
Contoh
|
|
‘Banyak yang
dasar’
|
(+keadaan)/ (+ukuran)
|
·
Ikanya masih kecil-kecil
|
|
‘Se(dasar)
mungkin’
|
(+keadaan)/(+ukuran)
|
·
Bukalah jendela itu lebar-lebar
|
|
‘Hanya yang
(dasar)
|
(+keadaan)/(+ukuran)
|
·
Ambilah yang baik-baik
|
|
‘Sedikit bersifat’
|
(+keadaan)/(+warna)
|
·
Warna bajunya kehijau-hijauan
|
|
‘Meskipun(dasar)’
|
(+keadaan)/(+sikap)
|
·
Jauh-jauh saya datang
|
|
‘Sama (dasar)’
|
(+keadaan)/
(+ukuran)
|
·
Sepandai-pandai tupai melompat
|
|
‘Intensitas’
|
(+keadaan)/(+ukuran)
|
·
Dia menjelek-jelekan kita
|
8.
Reduplikasi
Dasar Kelas Tertutup
Kata-kata yang
keanggotanya sukar bertambah atau berkurang dan jumlah keanggotaanya relatif
terbatas. (Chaer, 2008:199-208)
a.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Negasi.
Kosakata adverbia negasi adalah bukan, tidak, tak, dan tiada. Yang bisa
tereduplikasi hanyalah bukan
dan tidak.
Contoh : Disini jangan bicara yang
bukan-bukan.
b.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Larangan.
Kosakata adverbia larangan adalah jangan dan tidak boleh, yang bisa tereduplikasi akar jangan.
Contoh : Jangan-jangan ayah sudah dirumah
c.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Kala.
Kosakata adverbia kala adalah kata-kata sudah, telah, sedang, tengah, lagi, akan dan ma. Yang bisa terreduplikasi akar sudah dan akan.
Contoh : Lupakan yang sudah-sudah
d.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Keharusan.
Kosakata adverbia keharusan adalah barangkali, kali, mungkin, mesti, harus,
wajib, mau, ingin, hendak, yang tereduplikasi akar kali, mau dan boleh.
Contoh : Jangan bekerja semau-maunya saja
e.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Jumlah.
Kosakata : banyak, sedikit, lebih, kurang dan cukup. Semua terlibat reduplikasi. Contoh : Beri dia minuman sedikit-sedikit
f.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Taraf.
Kosakata: agak, sangat, amat, sedang, paling. Yang termasuk agak dan paling
Contoh: Hanya paling-paling seribu rupiah
g.
Reduplikasi
Dasar Adverbia Frekuensi.
Kosakata: sekali, jarang sering, dan lagi.
Semua terlibat.
Contoh: Sekali-sekali dia datang juga
kesini
h.
Reduplikasi
Dasar Numberalia.
Contoh: Isikan lima-lima dalam kantong.
i.
Reduplikasi
Dasar Konjungsi Koordinatif.
Contoh: Tidak perlu mengingat kejadian
yang lalu-lalu.
j.
Reduplikasi
Dasar Konjungsi Subordinatif.
Kosakata: sebab, asal, jika, andai.
Yang termasuk reduplikasi kalau, andai, dan sampai.
Contoh: Kami cuma berandai-andai.
****






0 komentar:
Posting Komentar