Selasa, 29 November 2016

RESUM HAKIKAT MORFOLOGI


1.Hakikat Morfologi dari Berbagai Ahli.
            Linguistik adalah ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya.   Dalam cabangnya linguistik diklasifikasikan menjadi 4 cabang ilmu yaitu fonologi, morfologi sintaksis dan semantik. Pembahasan kita kali ini adalah tentang morfologi. Apa itu morfologi?.
            Secara etimologi kata morfologi berasal dari kata morf yang berarti ‘bentuk’ dan kata logi yang berarti ‘ilmu’. Secara harfiah kata morfologi berarti ilmu yang mengenai bentuk. Sedangkan secara linguistik morfologi adalah ilmu yang mengenai bentuk dan pembentukan kata.
Sedang banyak para ahli mempunyai  pendapat sendiri tentang hakikat morfologi. Verhaar (1996: 97) menyatakan bahwa morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Menurut Crystal (1980:232-233) pengertian morfologi adalah cabang tata bahasa yang menelaah struktur atau bentuk kata, utamanya melalui penggunaan morfem. Menurut Samsuri (1988: 15), mendefinisikan morfologi sebagai cabang linguistik yang mempelajari struktur dan bentuk-bentuk kata.
Definisi morfologi menurut Ramlan (1978:2) morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan atau mempelajari seluk beluk struktur kata serta pengaruh perubahan-perubahan struktur kata terhadap golongan dan arti kata. Definisi morfologi menurut Nida (1974: 1) menyatakan bahwa morfologi adalah suatu kajian tentang morfem-morfem dan penyusunan morfem dalam rangka pembentukan kata. Definisi marfologi menurut Rusmaji (1993:2) morfologi mencakup kata, bagian-bagiannya, dan prosesnya.
Mulyana (2007:5), menyatakan bahwa istilah morfologi diturunkan dari bahasa Inggris morphology, artinya cabang ilmu linguistik yang mempelajari tentang susunan atau bagian-bagian kata secara gramatikal. Dapat disimpulkan bahwa morfologi adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari struktur dan bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan struktur kata terhadap perubahan arti kata kajian tentang morfem-morfemdalam rangka pembentukan kata. 

2. Morfem
            Morfem merupakan satuan terkecil yang dipelajari dalam morfologi. Adapun definisi dari para ahli. Morfem ialah satuan gramatik yang paling kecil yang tidak mempunyai satuan lain selain unsurnya (Ramlan, 1983 : 26). Morfem ialah satuan bentuk terkecil yang mempunyai arti (Alwasilah, 1983 : 10). Morfem yaitu semua bentuk baik bebas maupun terikat yang tidak dapat dibagi ke dalam bentuk terkecil yang mengandung arti (Bloch dan Trager dalam Prawirasumantri, 1985 : 127). Dari pendapat para ahli tersebut mempunyai konsep yang hampir sama bahwa morfem adalah satuan gramatik terkecil baik bebas maupun ikat yang memiliki arti, baik secara leksikal maupun gramatikal.
2.1 Identifikasi morfem
             Untuk menentukan suatu satuan morfem atau bukan, didasarkan pada identifikasi bentuk dan makna karena satuan bahasa merupakan komposit antara bentuk dan makna. Berikut dapat digunakan untuk mengidentifikasi morfem atau bukan.
a.       Jika ada dua bentuk yang sama atau lebih memiliki makna yang sama itu merupakan morfem. Seperti kata tahun, perhatiakan kalimat berikut.
1.      Tahun lalu ia berkunjung kerumah neneknya.
2.      Setiap tahun Desa kuraayu mengadakan sedekah desa.
Kalimat diatas merupakan sebuah morfem yang sama.
b.      Jika ada dua bentuk yang sama atau lebih memiliki makna yang berbeda itu merupakan dua morfem yang berbeda. Seperti kata bunga, perhatikan dua morfem berikut ini,
1.      Bank  syariah tidak memungut bunga pada nasabah.
2.      Farah membelikan rangkaian bungan mawar dihari ulang tahun ibu.
c.       Jika ada dua bentuk atau lebih yang berbeda memiliki makna yang sama. Merupakan dua morfem yang berbeda. Misalkan pada contoh seperti kata emak dan ibu
1.      Emak memasak sayur lodeh.
2.      Ibu menumis kangkung.
d.      Jika ada bentuk-bentuk yang mirip tetapi memiliki makna yang sama, itu merupakan morfem yang sama. Seperti bentuk-bentuk, me-,mem-,men-,meny-. Meng-, dan menge-, perhatikan kata-kat berikut,
-merasa
-membawa
-mendengar
-menyikat
-menggali
-menghajar 
e.   Jika ada bentuk yang hanya memiliki satu-satunya pasangan, itu juga sebuah            morfem. Contohnya tua renta, segar bugar.
f.  Jika ada bentuk yang muncul berulang-ulang pada satuan yang lebih besar apabila memiliki makna yang sama.misalnya bentuk tulis perhatikan kata-kata berikut,
-Menulis
-Penulis
-Penulisan
-Tulisan
-Tertulis

2.2 Alomorf dan Mofr
Bentuk realisasi dari sebuah morfem adalah alomorf. Dengan perkataan lain, alomorf adalah perwujudan kongkret(didalam penuturan) dari sebuah morfem. Misalkan morfem {lari} direalisasikan menjadi unsur lesikal lari, dan morfem      {-kan} direalisasikan dalam bentuk sufiks kan menjadi meluruskan, melupakan. Jadi setiap morfem pasti mempunyai alomorf. Selain itu bisa dikatakan bahwa morf dan alomorf adalah dua buah nama untuk bentuk yang sama. Morf adalah nama untuk semua bentuk yang belum diketahui statusnya sedangkan alomorf adalah nama untuk bentuk tersebut kalau sudah diketahui status morfemnya.

           




0 komentar:

Posting Komentar